Rabu, 15 April 2015



Indri Aryanti
12313244017
P. Matematika International 2012
Hasil Pengamatan Aspek Pembelajaran Video Team Teaching Pembelajaran Matematika di Jepang
Setelah melihat video pembelajaran di Jepang tersebut, saya dapat melihat beberapa perbedaaan cara mengajar guru di Jepang dan Indonesia. Di Jepang dengan usia mereka yang semuda itu , masih dalam taraf SD , mereka sudah diajarkan pembelajaran yang inovatif, diajarkan apa itubarti tanggung jawab . Mungkin hal ini belum di terapkan di Indonesia. Di Indonesia rata – rata siswa masih ditempatkan sebagai objek dan guru masih mendominasi di dalam kelas.
Pada video tersebut pembelajaran menggunakan metode diskusi. Terdapat dua guru di dalam kelas atau yang sering kita sebut sebagai team teaching . Guru disana hanya bertugas sebagai fasilitator siswa dalam menemukan konsep. Pada awal proses kegiatan pembelajaran guru memberikan penjelasan mengenai kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan. Guru juga sudah menyiapkan LKS ( Lembar Kegiatan Siswa) yang akan digunakan selama proses diskusi. LKS digunakan sebagai sarana untuk siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan mereka. Sebelum Guru membagikan LKS , guru menyampaikan apersepsi terlebih dahulu.Kemudian setelah LKS itu di bagikan , guru membiarkan siswa-siswa nya berdiskusi dalam kelompoknya untuk memecahkan masalah. Guru tetep memantau kegiatan siswa , namun tetap pada student oriented. Guru akan memberikan pengarahan apabila menemukan siswa yang mengalami kesulitan. Setelah kegiatan diskusi telah selesai, salah satu anggota dari setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Dan dari setiap mereka harus mempertanggungjawabkan jawaban mereka. Kemudia kelompok yang tidak presentasi, berhak untuk mengajukan pertanyaaan atau pun sanggahan. Diakhir proses pembelajaran siswa bersama guru akan menyimpulkan tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung.
            

Jumat, 10 April 2015



Sebagian besar dari hidup kita memang masih di pengaruhi oleh pengetahuan intuitif. Begitu juga saat kita sedang membangun konsep. Konsep baru yang kita peroleh selalu berasal dari konsep-konsep yang telah kita peroleh sebelumya. Ada konsep yang terjadi dengan landasan dana ada konsep yang terjadi dengan landasan. Konsep yang terjadi dengan landasan contohnya adalah berdoa, niat. Yang kedua adalah ketika kita memangun konsep tanpa ada landasan terlebih dahulu. Sebagai contohnya : cinta , sayang & rindu .

Refleksi from :
powermathematics.blogspot.com
Teori Marsigit tentang Bagaimana Membangun Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan

Minggu, 05 April 2015

Indrri Aryanti
12313244017
Pend. Matematika International 2012

Lembar Kerja Siswa sebaiknya memang lah Guru itu sendiri . LKS yang bukan hanya sekedar kumpulan soal , melainkan sebagai area kerja siswa yang dapat membantu siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan mereka. LKS harus berisi tahap-tahap sesuai dengan pendekatan yang Guru terapkan dalam proses pembelajaran.


Refleksi dari artikel

Hasil Observasi dan Refleksi Pembelajaran Matematika pada kegiatan Lesson Study di Kec. Bantul (20 Nopember 2014)

Oleh Marsigit
http://powermathematics.blogspot.com/

Rabu, 04 Maret 2015



Report on the Source Teaching Material and Reflection by Indri Aryanti on the First Meeting

In the Greek tradition, the term hermeneutics associated with Hermes (Hermeios), a messenger of the gods in ancient Greek mythology who served convey and translate the message to the gods in human language.
According to Carl Braathen hermeneutics is the science that reflects how a word or future events and conditions and can be understood and be meaningful in the present but it also contains rules - methodological rules to be applied in the interpretation and methodological assumptions of the activity of the understanding.

Below, this is a picture of the hermeneutics of life by Prof. Dr Marsigit, MA Hermeneutics life depicted in the picture on this side consists of two aspects, namely the theory and practice. Illustrated that the practice is located at the bottom and are located at the top is the theory. The point is that human life is not directly familiar with the theory, but the start of practice. Start of something abstract to be concrete. That is, we begin to learn with practice and intuition, and when it reaches the peak of understanding, we touched the realm of theory. But when he met with the something new, then we start again from the realm of practice and intuition. And so on until the end of human life.
Likewise, the study of mathematics. Hermeneutics of learning mathematics is described by Prof. Dr Marsigit, M. A in the following figure.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq8gDHAc10-9kGvssDEl6WXqPAaeuZ2nG14XoVLTBtcS5ZkO4-W9ObJwpzg9BWcfc2Y6XhAfibQOChlHaMtKJawRE5HW9y1WXFts69vULf8N8q-GfrmrPp5Ih5HNalG84H3NNx-LFAWOg7/s320/hemen-mat.png
Almost the same as living hermeneutics, in mathematics, the teacher may not give pure mathematics to students. Teachers should change in the form of pure mathematics into school mathematics before introducing the students. School Mathematics mathematics that is described as horizontal, while the vertical math that's pure mathematics.
Ø  How do I teach good and meaningful mathematics for elementary school students?


Selasa, 30 Desember 2014



Universal Value
Kolaborasi bisa terjadi antara siswa dengan siswa , guru dengan guru, jika di dalam kelas.Kolaborasi untuk membangun ilmu , membangun matematika, membangun dunia.Hemeneutika adalah seni memahami dan menguasai, sehingga yang diharapkan adalah bahwa pembaca lebih memahami diri pengarang dari pada pengarangnya sendiri dan juga lebih memahami karyanya dari pada pengarang. Segala macam bentuk kerja sama yang secara education orang tidak mampu melihat kita bisa melihat dari titik hermeneutika ini. Unsur dasar hidup kalau kita saring ada dua unsur . Unsur linear dan unsur melingkar.Lurus atau linear itu karena kita tidak mungkin akan bertemu kembali di waktu yang sama.Itu hanya akan terjadi sekali saja. Itu merupakan sebuah fenomena alam. Melingkar itu ketika kita diijinkan untuk bertemu kembali. Jadi ketika kita akan mengembangkan pembelajaran . Jika kita mau memperkokoh atau mengembangkan pembelajaran Matematika Anda harus tahu sejarah , latar belakang nya. Teori Universal Value itu rumahnya segala pemikiran scientific / mw]etode ilmiah . Maka semua metode ilmiah harus memenuhi Universal Value.  Jadi harus berlaku untuk umum dan berskala luas. Bukan hanya berlaku di suatu lokasi.
Jika kita yang menciptakan tori belajar seperti kita menanamkan rumput pada padang pasir. Karena ilmu kita masih lemah . Beda jika sang ahli yang menciptakan teori belajar ibarat menenem pisang di ladang .

Kamis, 16 Oktober 2014



Refleksi Online Elegi Purusa Arkitektonia
Powermathematics.blogspot.com

Amanah adalah sesuatu yang harus di pertanggung jawabkan. Seorang preman pun dia akan lebih bertanggung jawab ketika dia di beri suatu amanah. Karena amanah adalah adalah titipan dari Tuhan. Maka kita harus menjaga dan melaksanakan dengan baik dan dengan sepenuh hati. Semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kita punyai.