Senin, 21 September 2015



Refleksi Pertememuan Pertama Mata Kuliah Filsafat Pendidikan dengan Prof.Dr. Marsigit
Selasa, 22 September 2015
Oleh : Indri Aryanti , Pend. Matematika International 2012

Perkuliahan pertama disemester 7 ini saya bertemu dengan Prof. Dr. Marsigit kembali. Kali ini beliau mengampu mata kuliah Filsafat Pendidikan. Pertemuan pertama ini beliau mengisi perkuliahan diawali dengan memberikan pengetahuan betapa pentingnya suatu komunikasi dalam berhubungan sosial. Komunikasi adalah hal yang sangat mempengaruhi kelancaran kita dalam berkomunikasi kearah vertical yaitu sesame manusia, Banyak hal lain lagi yang beliau bahas dalam pertemuan pertama ini, akan tetapi disini saya akan membahas sedikit tentang Hermeneutika hidup. Mungkin di perkuliahan yang sebelumnya beliau juga sudah pernah menjelaskan apa itu hermeneutika hidup .
Hermeneutika mempunyai arti menerjemahkan dan diterjemahkan. Berikut akan saya tampilkan bagan dari hermeneutika yang bersumber dari powermathematics.blogspot.com.

Terdapat 4 unsur penting dalam siklus kehidupan kita . Mulai dari Material, Formal, Normatif, dan Spiritual. Material merupakan dimensi terendah dari hermenitika hidup. Kita sadari bahwa tidak semua yang ada di dunia ini biasa dihargai dengan uang. Sedangkan di dimensi tertinggi yaitu Spiritual. Ini menunjukkan jika kekuasaaan Tuhan lah yang menduduki peran tertinggi dalam Hermenitika hidup. Hermenitika hidup terjadi secara berulang dan searah vertikal.

Rabu, 15 April 2015



Indri Aryanti
12313244017
P. Matematika International 2012
Hasil Pengamatan Aspek Pembelajaran Video Team Teaching Pembelajaran Matematika di Jepang
Setelah melihat video pembelajaran di Jepang tersebut, saya dapat melihat beberapa perbedaaan cara mengajar guru di Jepang dan Indonesia. Di Jepang dengan usia mereka yang semuda itu , masih dalam taraf SD , mereka sudah diajarkan pembelajaran yang inovatif, diajarkan apa itubarti tanggung jawab . Mungkin hal ini belum di terapkan di Indonesia. Di Indonesia rata – rata siswa masih ditempatkan sebagai objek dan guru masih mendominasi di dalam kelas.
Pada video tersebut pembelajaran menggunakan metode diskusi. Terdapat dua guru di dalam kelas atau yang sering kita sebut sebagai team teaching . Guru disana hanya bertugas sebagai fasilitator siswa dalam menemukan konsep. Pada awal proses kegiatan pembelajaran guru memberikan penjelasan mengenai kegiatan atau aktivitas yang akan dilakukan. Guru juga sudah menyiapkan LKS ( Lembar Kegiatan Siswa) yang akan digunakan selama proses diskusi. LKS digunakan sebagai sarana untuk siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan mereka. Sebelum Guru membagikan LKS , guru menyampaikan apersepsi terlebih dahulu.Kemudian setelah LKS itu di bagikan , guru membiarkan siswa-siswa nya berdiskusi dalam kelompoknya untuk memecahkan masalah. Guru tetep memantau kegiatan siswa , namun tetap pada student oriented. Guru akan memberikan pengarahan apabila menemukan siswa yang mengalami kesulitan. Setelah kegiatan diskusi telah selesai, salah satu anggota dari setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka. Dan dari setiap mereka harus mempertanggungjawabkan jawaban mereka. Kemudia kelompok yang tidak presentasi, berhak untuk mengajukan pertanyaaan atau pun sanggahan. Diakhir proses pembelajaran siswa bersama guru akan menyimpulkan tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung.
            

Jumat, 10 April 2015



Sebagian besar dari hidup kita memang masih di pengaruhi oleh pengetahuan intuitif. Begitu juga saat kita sedang membangun konsep. Konsep baru yang kita peroleh selalu berasal dari konsep-konsep yang telah kita peroleh sebelumya. Ada konsep yang terjadi dengan landasan dana ada konsep yang terjadi dengan landasan. Konsep yang terjadi dengan landasan contohnya adalah berdoa, niat. Yang kedua adalah ketika kita memangun konsep tanpa ada landasan terlebih dahulu. Sebagai contohnya : cinta , sayang & rindu .

Refleksi from :
powermathematics.blogspot.com
Teori Marsigit tentang Bagaimana Membangun Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan

Minggu, 05 April 2015

Indrri Aryanti
12313244017
Pend. Matematika International 2012

Lembar Kerja Siswa sebaiknya memang lah Guru itu sendiri . LKS yang bukan hanya sekedar kumpulan soal , melainkan sebagai area kerja siswa yang dapat membantu siswa untuk mengkonstruksi pengetahuan mereka. LKS harus berisi tahap-tahap sesuai dengan pendekatan yang Guru terapkan dalam proses pembelajaran.


Refleksi dari artikel

Hasil Observasi dan Refleksi Pembelajaran Matematika pada kegiatan Lesson Study di Kec. Bantul (20 Nopember 2014)

Oleh Marsigit
http://powermathematics.blogspot.com/

Rabu, 04 Maret 2015



Report on the Source Teaching Material and Reflection by Indri Aryanti on the First Meeting

In the Greek tradition, the term hermeneutics associated with Hermes (Hermeios), a messenger of the gods in ancient Greek mythology who served convey and translate the message to the gods in human language.
According to Carl Braathen hermeneutics is the science that reflects how a word or future events and conditions and can be understood and be meaningful in the present but it also contains rules - methodological rules to be applied in the interpretation and methodological assumptions of the activity of the understanding.

Below, this is a picture of the hermeneutics of life by Prof. Dr Marsigit, MA Hermeneutics life depicted in the picture on this side consists of two aspects, namely the theory and practice. Illustrated that the practice is located at the bottom and are located at the top is the theory. The point is that human life is not directly familiar with the theory, but the start of practice. Start of something abstract to be concrete. That is, we begin to learn with practice and intuition, and when it reaches the peak of understanding, we touched the realm of theory. But when he met with the something new, then we start again from the realm of practice and intuition. And so on until the end of human life.
Likewise, the study of mathematics. Hermeneutics of learning mathematics is described by Prof. Dr Marsigit, M. A in the following figure.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgq8gDHAc10-9kGvssDEl6WXqPAaeuZ2nG14XoVLTBtcS5ZkO4-W9ObJwpzg9BWcfc2Y6XhAfibQOChlHaMtKJawRE5HW9y1WXFts69vULf8N8q-GfrmrPp5Ih5HNalG84H3NNx-LFAWOg7/s320/hemen-mat.png
Almost the same as living hermeneutics, in mathematics, the teacher may not give pure mathematics to students. Teachers should change in the form of pure mathematics into school mathematics before introducing the students. School Mathematics mathematics that is described as horizontal, while the vertical math that's pure mathematics.
Ø  How do I teach good and meaningful mathematics for elementary school students?